Langsung ke konten utama

PARENTS VS TEENAGER


PARENTS VS TEENAGER

source: health.usnews.com

Masa remaja adalah masa dimana seorang individu sedang mencari jati diri yang sesungguhnya yang dimana suatu fase tersulit dalam hidup, untuk itulah sikap dan peran orang tua dalam mendidik dan mendampinginya dalam melewati masa remaja harus benar-benar diperhatikan.
Mempunyai anak yang sedang menginjak usia remaja kerap menimbulkan banyak rasa ketakutan dan kecemasan pada orangtua. Beberapa kekhawatirannya yaitu ketakutan akan dampak pergaulan. Banyak berita yang menyorot kehidupan remaja yang begitu agresif menunjukkan berbagai kenakalan remaja. Mulai dari tindakan kriminal, tawuran, mengonsumsi obat-obatan terlarang bahkan melecehkan dan lain-lainnya. Kehidupan remaja tampak begitu rentan dari berbagai pengaruh buruk, karna pada masa ini adalah masa yang gampang untuk dipengaruhi.
Melihat hal itu, sebaiknya orangtua harus memahami psikologis anak remajanya yang sepatutnya dilakukan terhadap anak remaja. Ada dua tipe orang tua yang kerap kali dilakukan oarngtua untuk anak remajanya. Pertama yaitu tipe orangtua iyang bersikap keras dan mengekang anak, banyak larangan yang dibuat orangtua untuk anaknya bahkan menjatuhkan hukuman jika melanggar larangan yang telah dibuat orangtua. Selanjutnya yang ke dua tipe orangtua yang memberikan kebebasan pada anaknya, tidak ada pengawasan atau kontrol pada tindakan yang dilakukan anak remajanya bahkan tidak peduli dengan apa yang dipilih anak. Kedua tipe orangtua ini yang tidak sehat.
Orangtua harus tahu, bahwa kehidupan remaja merupakan fase tersulit dan cepat terpengarui dengan lingkungan sekitarnya. Masa remaja menjadi suatu masa yang paling kritis. Maka, sikap orangtua harus tepat yang akan sangat mendukung perkembangan anak remajanya. Rahasia menjadi orangtua berhasil yaitu oarangtua yang memahami anak remajanya dan mengenali anaknya dengan baik. Disaat orangtua memahami anaknya yang sedang anak alami tentu orangtuapun akan mampu memperlakukanya dengan tepat, terkhusus untuk masa remaja yaitu massa labil.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SUNGAI KOTOR MENJADI SUMBER PENYAKIT

SUNGAI KOTOR MENJADI SUMBER PENYAKIT source: republika.co.id Air adalah salah satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Tanpa air, manusia akan mati, makhluk hidup akan mati, dan bumi akan menjadi sangat panas. Salah satu sumber air yang ada di bumi berasal dari sungai. Sungai lebih mudah ditemukan, karena banyak berada di sekitar kita. Akan tetapi, akibat ulah manusia, banyak sungai yang menjadi kotor, tidak berfungsi sebagai mana mestinya. Sungai yang kotor, justru menjadi sarang penyakit bagi manusia. Salah satu fungsi sungai adalah menampung air hujan. Fungsi ini sangat penting, karena tanpa sungai, air hujan yang tidak tertampung akan meluap dan menggenang kemana-mana. Sungai yang bersih dan tidak tercemar sangat penting bagi kehidupan manusia, karena dari situlah salah satu sumber air bersih yang ada. Namun, semakin hari semakin banyak sungai yang tercemar oleh ulah manusia, mulai dari membuang sampah ke sungai, hingga membuang limbah pabri...

MEMBANGUN KARAKTER KEBANGSAAN DAN CINTA BUDAYA MELALUI GERAKAN LITERASI

MEMBANGUN KARAKTER KEBANGSAAN DAN CINTA BUDAYA MELALUI GERAKAN LITERASI source: globalwr.blogspot.com Indonesia merupakan negara yang kaya akan ragam budayanya dari sabang sampai maroke berjajar pulau-pulau yang menjadikan bangsa Indonesia memiliki aneka ragam budaya. Maka dari itu yang harus dilakukan anak muda untuk bangsanya salah satunya menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. Tidak dipungkiri di jaman sekarang ini internet menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pudarnya karakter kebangsaan akan cinta budaya bangsanya sendiri, mudahnya budaya luar yang masuk dan mempengaruhi karakter anak bangsa yang kebarat-baratan dengan itu, generasi lebih menyukai budaya luar ketimbang budaya bangsanya sendiri.   Pemerintah berupaya membentuk karakter anak bangsa yang nasionalisme serta cinta terhadap budayanya senidiri melalui “gerakan literasi di sekolah” yang merupakan upaya Kemendikbud dalam mencapai karakter kebangsaan di era revolusi industri 4.0. Gerakan...

KIAT GURU ATASI ANAK ‘NGOMPOL’ DI KELAS

source: healt.detik.com Pada masa kanak-kanak dan sekolah dasar tingkat rendah tidak asing lagi jika kita menemukan anak yang ‘pipis’ di celana pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu terdapat beberapa penyebab si anak mengompol yaitu, anak merasa takut dengan dunia barunya dengan ketakutannya itu akan mengakibatkan tidak merasa percaya diri dan malu, serta juga anak tidak mau lepas dengan orang tuanya maka, dari itu tidak heran lagi jika sianak ‘mengompol’ kiat yang dilakukan seorang guru yaitu dapat memberi perhatian penuh pada si anak agar sianak akan merasakan nyaman di hadapan gurunya, membisakan pada siswa kelas rendah untuk buang air kecil sebelum pembelajaran berlangsung dengan itu juga akan meminimalisir anak yang ‘mengompol’ disekolah, selanjutnya memberi nasihat sebagaimana motivasi untuk kedepannya menjaadi siswa yang mandiri, ajarkan izin untuk siswa yang ingin buang air kecil ke toilet agar guru dapat menuntun serta mengetahuinya dan siswa tidak menahan untu...