Langsung ke konten utama

PERLU! PENANAMAN SIKAP TOLERANSI UMAT BERAGAMA ANTAR SISWA

source: jadiberita.com


Di Indonesia secara realitanya memiliki ragam perbedaan agama dan keyakinan. Indonesia adalah negara yang membangun iklim yang kondusif dan memberikan jaminan hak hidup warga negaranya untuk meyakini adanya Tuhan yang Maha Esa serta menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama atau kepercayaan masing-masing. Terhitung di Indonesia terdapat 5 agama.
Dewasa ini agama menjadi bahan yang sensitif untuk di perbincangkan dengan itu, pentingnya menanamkan sikap toleransi sejak dini untuk setiap individu bahwasanya, kita harus saling menghormati dengan ragam perbedaan ini menuju Indonesia tentram dan damai.  Di dalam lingkup sekolah umum masih ada segelintir siswa yang memilah-milah berteman dengan melihat dari sisi agamanya bahkan saling mengejek antara siswa satu dengan yang lainnya dari situ akan memicu pertengkaran dan permusuhan. Untuk itu guru harus menanamkan sikap toleransi beragama kepada siswanya agar adanya keharmonisan hidup yang tentram. Agama islam, kristen, khatolik, budha, dan hindu memiliki kesamaan yang mengajarkan kebaikan untuk hidup saling menghormati antar sesama.
Penanaman sikap toleransi membawa dampak yang sangat positif dalam menjalin relasi antar umat beragama, karena kita adalah makhluk sosial yang secara harfiah merupakan makluk yang tidak dapat hidup sendiri yang selalu membutuhkan orang lain dalam kehidupannya. Maka dari itu adanya sikap toleransi sangat penting dalam menjalin hubungan yang erat antarsesama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEMBANGUN KARAKTER KEBANGSAAN DAN CINTA BUDAYA MELALUI GERAKAN LITERASI

MEMBANGUN KARAKTER KEBANGSAAN DAN CINTA BUDAYA MELALUI GERAKAN LITERASI source: globalwr.blogspot.com Indonesia merupakan negara yang kaya akan ragam budayanya dari sabang sampai maroke berjajar pulau-pulau yang menjadikan bangsa Indonesia memiliki aneka ragam budaya. Maka dari itu yang harus dilakukan anak muda untuk bangsanya salah satunya menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. Tidak dipungkiri di jaman sekarang ini internet menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pudarnya karakter kebangsaan akan cinta budaya bangsanya sendiri, mudahnya budaya luar yang masuk dan mempengaruhi karakter anak bangsa yang kebarat-baratan dengan itu, generasi lebih menyukai budaya luar ketimbang budaya bangsanya sendiri.   Pemerintah berupaya membentuk karakter anak bangsa yang nasionalisme serta cinta terhadap budayanya senidiri melalui “gerakan literasi di sekolah” yang merupakan upaya Kemendikbud dalam mencapai karakter kebangsaan di era revolusi industri 4.0. Gerakan...

KIAT GURU ATASI ANAK ‘NGOMPOL’ DI KELAS

source: healt.detik.com Pada masa kanak-kanak dan sekolah dasar tingkat rendah tidak asing lagi jika kita menemukan anak yang ‘pipis’ di celana pada saat pembelajaran berlangsung. Untuk itu terdapat beberapa penyebab si anak mengompol yaitu, anak merasa takut dengan dunia barunya dengan ketakutannya itu akan mengakibatkan tidak merasa percaya diri dan malu, serta juga anak tidak mau lepas dengan orang tuanya maka, dari itu tidak heran lagi jika sianak ‘mengompol’ kiat yang dilakukan seorang guru yaitu dapat memberi perhatian penuh pada si anak agar sianak akan merasakan nyaman di hadapan gurunya, membisakan pada siswa kelas rendah untuk buang air kecil sebelum pembelajaran berlangsung dengan itu juga akan meminimalisir anak yang ‘mengompol’ disekolah, selanjutnya memberi nasihat sebagaimana motivasi untuk kedepannya menjaadi siswa yang mandiri, ajarkan izin untuk siswa yang ingin buang air kecil ke toilet agar guru dapat menuntun serta mengetahuinya dan siswa tidak menahan untu...

KENAPA SUSAHNYA KORUPSI HILANG DI NEGERI INI?

KENAPA SUSAHNYA KORUPSI HILANG DI NEGERI INI? source: mediainindonesia.com Kalo mendengar kata korupsi, yang terlintas pasti sesuatu kegiatan yang menyelundupkan uang dari Negara yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Yang menggambarkan bahwa seseorang tersebut jadi memiliki citra yang buruk. Padahal daasarnya korupsi bisa memiliki arti yang lebih luas. Yang bisa mencakup lebih keseharian kita.             Kegiatan yang sering kita lakukan seperti bersekolah, berangkat kerja, bahkan menonton TV bisa menimbulkan korupsi secara tidak langsung oleh kita. Seperti ketika kita mengerjakan tugas rumah di waktu pelajaran, merupakan tindakan sederhana, tapi berupa korupsi secara tidak langsung. Dimana waktu yang seharusnya dihabiskan buat belajar mata pelajaran tersebut harus dialihkan dengan tugas yang berbeda. Dan ketika kita meminta uang ke orang tua buat membeli buku, tetapi pihak sekolah tidak mengeluarkan buku, secara ...